Sejarah

Akademi Tehnik Mesin Industri (ATMI) Cikarang didirikan oleh J.B.Casutt SJ atas dorongan & prakarsa kalangan industri dan alumni ATMI Surakarta yang bekerja di sekitar Jabodetabek. Mereka merasa tenaga-tenaga profesional industri yang mampu memacu proses industrialisasi di Indonesia masih belum mencukupi.

Untuk menunjang kebutuhan, ATMI Cikarang didirikan di Kawasan Industri Jababeka Bekasi, dengan tujuan agar dapat lebih erat berhubungan dengan dunia industri dan mampu menanggapi kebutuhan industri secara tepat. ATMI Cikarang mulai menyelenggarakan pendidikan diploma (D-III) dengan program studi teknik mesin industri pada tanggal 1 September 2003 dengan 36 mahasiswa. Saat ini, ATMI Cikarang sudah meluluskan mahasiswa-mahasiswanya yang mampu terserap di dunia industri maupun yang melanjutkan pendidikan di universitas-universitas.

ATMI Cikarang, dengan fasilitas pendidikan yang lengkap, didukung oleh kurikulum yang dilaksanakan secara proporsional antara teori dan praktek, serta penerapan metode Production Based Education Training (PBET), siap berkiprah mendidik mahasiswa menjadi manusia seutuhnya, tidak hanya menjadi profesional di bidangnya, namun juga penggagas dan inisiator di dunia teknologi.

Visi & Misi

Visi dasar ATMI sebagai lembaga pendidikan teknik adalah membangun generasi penuh gagasan yang berjiwa memimpin, hormat akan martabat manusia dan bertanggungjawab atas keseimbangan lingkungan hidup melalui pendidikan.

Fokus pendidikan tidak hanya pada kemampuan teknis, tetapi juga tanggung jawab moral dan sosial yang dirumuskan dalam sebuah trilogi (dalam bahasa Latin):

Competentia

kemampuan dan keterampilan teknis,

Conscientia

memiliki tanggung jawab moral, dan

Compassio

memiliki kepedulian dan pengaruh sosial.

Misi ATMI sebagai perguruan tinggi yang bergerak di bidang industri teknik diterjemahkan dalam 6K, yang meliputi:

Alasan Bergabung

Untuk pelajar yang cerdas, berinisiatif, dan tidak hanya ingin setelah lulus cepat bekerja, ATMI adalah pilihan sekolahnya